• Xiaomi Mi5

    Powered by the latest Snapdragon 820 processor, Mi 5 can reach an impressive 113,341 AnTuTu score. Combined with an Adreno 530 GPU that's 40% faster, UFS 2.0 flash that's 87% faster and dual-channel LPDDR4 RAM that's 39% faster, Mi 5 is truly engineered for breakneck speeds.

    Read More
  • SAMSUNG GALAXY S8+

    The revolutionary design of the Galaxy S8 and S8+ begins from the inside out. We rethought every part of the phone's layout to break through the confines of the smartphone screen.

    Read More
  • SAMSUNG GALAXY J7+

    Rekam Full HD Video dan rasakan hasil yang hidup dengan kedalaman dan ketajaman gambar yang hanya bisa ditangkap oleh teknologi dual lens camera 13 MP + 5 MP, Samsung Galaxy J7+.

    Read More
  • Iphone X

    Layar OLED pertama yang mengimbangi standar tinggi iPhone, dengan warna-warna akurat yang menakjubkan, hitam pekat, kecerahan tinggi, dan rasio kontras 1.000.000:1.

    Read More
  • HP LG G Flex

    HP LG G Flex Masih Menjadi Incaran Tahun 2017.

    Read More
  • Nokia 6

    Edisi 2018 Resmi Meluncur, Upgrade Chipset

    Read More

Senin, 08 Januari 2018

Samsung Ungkap Prosesor Exynos Terbaru Sebelum CES 2018?

https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 02 57 1839072 samsung-ungkap-prosesor-exynos-terbaru-sebelum-ces-2018-NJIUmQjgMP.jpg

SEOUL – Samsung telah memberikan konfirmasi bahwa perusahaan akan memperkenalkan chipset Exynos generasi selanjutnya pada 4 Januari. Ini artinya chipset tersebut akan terungkap hanya selang beberapa hari sebelum ajang Consumer Electronics Show (CES) 2018 di Las Vegas.
Samsung mengonfirmasi perihal chipset barunya itu dalam posting-an di Twitter. ”Discover #TheNextExynos that goes beyond a component. Stay tuned,” tulis Samsung.
Tak banyak informasi yang dibocorkan Samsung selain hanya mengumbar tanggal untuk memperkenalkan chipset baru besutannya. Spekulasi menyebut chipset itu akan mengusung nama Exynos 9810.
Apapun spesifikasi yang diusungnya, chipset baru itu tentu akan membawa fitur yang meningkat ketimbang sebelumnya yakni Exynos 8895 yang menyokong Galaxy S8 dan Note 8.
Exynos 9810 diduga akan menjadi prosesor Galaxy S9 yang telah mendapat sertifikasi dari FCC. Sayangnya FCC tak mengumbar bocoran prosesor perangkat tersebut sehingga kabar ini belum dapat dipastikan sepenuhnya. Namun konfirmasi Samsung dan sertifikasi FCC ini menandai bahwa perusahaan bersiap untuk merilis smartphone terbarunya dalam waktu dekat.
Galaxy S9 sendiri kabarnya akan hadir dalam ajang MWC 2018 yang berlangsung pada Februari. Demikian seperti dilansir GSM Arena, Selasa (2/1/2018). (lnm).

Razer Rilis Razer Phone, Smartphone Gaming dengan RAM 8 GB


Phone gaming RazerKOMPAS.com - Lama dinanti, Razer akhirnya mengumumkan smartphone pertamanya. Perangkat bernama Razer Phone itu dibuat khusus untuk keperluan gaming.
Razer sendiri tidak menyebutkan dengan mendetail fitur gaming apa yang hadir di Razer Phone sehingga perangkat tersebut disebut smartphone gaming.
Yang pasti, Razer Phone memiliki layar dengan refresh rate yang tinggi, yakni mencapai 120 Hz. Hingga saat ini, selain Razer Phone, baru ada satu smartphone lain yang punya fitur layar 120 Hz, yakni ponselbikinan Sharp. Ada juga RAM jumbo 8 GB.
"Anda tidak akan melihat layar yang tearing atau jaggies," kata Eric Lin, Product Manager Razer, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Venture Beat, Kamis (2/11/2017).

"Jika Anda sedang membuka situs web, Razer Phone bisa menurunkan tenaga, tetapi jika mulai scrolling, tenaganya akan naik. Ini sangat berguna untuk game," ujar Lin.
Layarnya sendiri berbentang 5,72 inci dengan dukungan resolusi 1440p (2.560 x 1.440). Layar ini dikatakan memiliki color gamut yang lebar dan dilindungi Gorilla Glass 3.
Dari segi hardware, Razer Phone dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 835, RAM 8 GB, dan media penyimpanan 64 GB yang bisa ditingkatkan dengan menggunakan kartu microSD hingga 2 TB.  Razer Phone juga dilengkapi dengan sensor sidik jari untuk memperketat keamanan.
Razer Phone memiliki konfigurasi kamera ganda 12 megapiksel di bagian belakang. Kamera pertama untuk mengambil foto wide, sementara keduanya memiliki kemampuan 2x zoom. 
Sedangkan kamera depannya berukuran 8 megapixel.

Dari segi baterai, Razer menggunakan lithium ion sebesar 4.000 mAh. Ada juga kemampuan Quick Charge yang memungkinkan untuk melakukan pengisian daya dengan cepat.
Dari sisi audio, ponsel Razer didukung oleh Speaker Dolby Atmos. Tidak hanya itu, ponsel yang dibuat oleh vendor game ternama tersebut memiliki sertifikasi dari THX sehingga membuat pengalaman bermain game dikatakan lebih baik.
Sistem pada ponsel Razer masih menggunakan Android versi Nougat. Namun, versi ini bisa diupgrade ke Oreo pada awal tahun 2018.
Razer Phone akan tersedia di pasar AS pada 17 November Mendatang.Ponsel ini dibanderol dengan harga 699 dollar AS atau sekitar Rp 9,4 juta. Belum diketahui, akankah ia akan dijual di Indonesia atau tidak.

Sumber

LG Pertimbangkan Nama Baru untuk Flagship Tahun Ini

LG G6

Liputan6.com, Jakarta - Smartphone flagship terbaru LG dilaporkan tidak akan hadir dengan nama G7. Hal ini lantaran perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut sedang mempertimbangkan untuk melakukan rebranding pada seri flagship G.
Dilansir Phone Arena, Jumat (5/1/2018), LG melakukan rebranding agar bisa bersaing lebih baik menghadapi kompetitor utamanya yaitu Apple dan Samsung.
Dalam sebuah pernyataan kepada media Korea Selatan (Korsel), The Investor, seorang karyawan LG mengatakan rebranding pada produk flagship bukan hal yang baru di dalam industri. Namun, sejauh ini belum ada keputusan apa pun soal nama baru itu.

Selain itu, seorang sumber internal lainnya juga menyatakan hal serupa. "LG sedang menyiapkan strategi merek baru untuk seri G pada pertengahan tahun pertama ini. Penomoran ponsel dengan dua angka dan rebranding ponsel dengan nama baru, saat ini masih didiskusikan," kata sumber itu.
Seri G pertama kali mencuri perhatian pada 2012, ketika LG mengumumkan Optimus G pada September tahun itu. Beberapa tahun kemudian, LG melepas "Optimus" dan hanya mengunakan nama "G" sejak saat itu.
LG diprediksi akan mengumumkan smartphone flagship terbarunya dalam ajang MWC 2018 di Barcelona, Spanyol, pada akhir Februari. Namun, perusahaan sampai saat ini belum memberikan konfirmasi mengenai rencana peluncuran smartphone tersebut.

Flagship Terbaru LG Punya Fitur Pemindai Iris Mata Canggih

Para vendor smartphone terus berlomba menghadirkan teknologi dan fitur canggih untuk jajaran produknya, termasuk LG. Berdasarkan paten LG yang bocor di internet pada akhir tahun lalu, perusahaan sedang menyiapkan pemindai iris mata yang canggih untuk G7 atau kemungkinan nantinya meluncur dengan nama berbeda.
Fitur pemindai iris mata tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengunci dan membuka perangkat, tapi juga melindungi berbagai informasi sensitif di dalamnya.
Teknologi pemindaian tersebut memeriksa karakteristik biometrik mata, kemudian membuat pengaturan pencahayaan karena ukurannya yang dapat berubah tergantung seberapa banyak cahaya yang masuk ke dalamnya.
Setelah itu, sensor akan memeriksa apa yang dilihat oleh pengguna dan jika kamu adalah pemilik dari ponsel tersebut, maka perangkat tersebut akan terbuka.
Pemindai iris mata biasanya bekerja dengan cahaya inframerah. Namun, LG mengembangkan kamera yang bisa beralih dari inframerah. Hal ini berarti, kemungkinan akan ada sedikit sensor dan kamera di bagian depan ponsel, sehingga bezel bagian atas bisa berukuran semakin kecil.
(Din/Ysl)

Kenapa Smartphone Baru Butuh Wahtu Lama Masuk Indonesia? Ini Penjelasannya

Kenapa Smartphone Baru Butuh Wahtu Lama Masuk Indonesia? Ini Penjelasannya

Kamu pernah ngga sih bingung kenapa smartphone-smartphone lebih lama masuk ke Indonesia dari pas tanggal perilisannya ketimbang negara-negara lain? Padahal menurut banyak riset, pasar Indonesia adalah negara dengan potensi penjualan smartphone yang sangat besar karena perilaku konsumtif para warganya.
Lihat saja, iPhone X yang baru saja dirilis oleh Apple punya jarak beberapa bulan sampai dapat di jual di Indonesia. Parahnya, negara kita malah kalah dari negara-negara tetangga yang lebih dulu menjual iPhone X.

Kenapa Smartphone Baru Lama Masuk Indonesia?

Secara garis besar, di Indonesia sendiri jika ada sebuah smartphone dengan jaringan 4G ingin masuk, harus memenuhi regulasi yang bereda di Indonesia. Salah satu yang paling santer terdengar adalah smartphone 4G yang masuk Indonesia harus memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
proses-perhitungan-tkdn
Lalu apa saja hal-hal yang harus dilalui oleh para vendor agar smartphone-nya dapat masuk ke Indonesia?

Peraturan Kementerian Perdagangan

Salah satu 'batu sandungan' dari perangkat smartphone dengan jaringan 4G yang ingin masuk Indonesia adalah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/M0DAG/PER/12/2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handheld), dan Komputer Tablet. Kemudian direvisi dengan Peraturan Perdagangan (Permendag) nomer 41/M-DAG/PER/5/2016.
proses-perhitungan-tkdn-1
Permendag di atas ini mengatur masuknya perangkat (import) barang smartphone 4G, salah satunya vendor harus bekerja sama paling tidak dengan tiga distributor yang ada di Indonesia. Selain itu, vendor juga harus mempunyai rekomendasi investasi industri dari Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, yang akan JalanTikus jelaskan di bawah.

Peraturan Kementerian Perindustrian

Selanjutnya, perusahaan yang ingin menjual smartphone 4G di Indonesia juga harus memenuhi Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 65 tahun 2016 Tentang Ketentuan dan Tata Cara perhitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet terlebih dahulu.
proses-perhitungan-tkdn-2
Peraturan ini meliputi besaran persentase kandungan lokal pada suatu perangkat berbasis jaringan 4G. Sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 27/2015 tentang Batasan Persentase TKDN bagi Perangkat 4G LTE dan Spesifikasi Teknis Pengujian Perangkat Telekomunikasi berbasis 4G/LTE, TKDN untuk ponsel 4G adalah 20% pada tahun 2016, dan naik menjadi 30% untuk tahun 2017.

Cara Menghitung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)

TKDN sendiri dihitung tidak melulu masalah hardware yang ada di smartphone tersebut. Untuk memenuhi regulasi TKDN yang berlaku di Indonesia pada tahun 2017, perusahaan pembuat smartphone 4G juga bisa dinilai melalu softwaretenaga manusia, dan investasi dengan nilai tertentu juga menjadi penilaian khusus perhitungan TKDN.
proses-perhitungan-tkdn-3
Investiasi senilai Rp 250-400 miliar mendapatkan nilai TKDN 20%, investasi senilai Rp 400-550 miliar setara dengan nilai TKDN 25%, investasi senilai Rp 550-700 miliar setara dengan TKDN 30%. investasi senilai Rp 700 miliar-1 triliun mendapatkan nilai TKDN 35%, dan untuk investasi lebih dari Rp 1 triliun mendapatkan nilai TKDN 40%.
Dari Xiaomi Mi A1, Ini 7 Smartphone Terbaru yang Dirilis di Indonesia (2017)
Lengkap dengan Daftar Harganya!
Dari Xiaomi Mi A1, Ini 7 Smartphone Terbaru yang Dirilis di Indonesia (2017)
Baca
Investasi sendiri bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Misalkan Apple yang terkendala aturan TKDN akhirnya membuat kantor riset dan inovasi (R&D) di BSD Green Office Park, BSD City, Tangerang Selatan, Banten. Investasi senilai Rp 696,2 miliar ini akhirnya membuat produk Apple mendapat skor TKDN sebanyak 30%.

Mengapa Ada Smartphone yang Akhirnya Tidak Masuk Indonesia?

Semua proses masuknya smartphone ke Indonesia sendiri akan melalui sertifikasi oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika. Pastinya, proses sertifikasi sendiri akan memakan waktu yang panjang dan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
proses-perhitungan-tkdn-5
Para produsen smartphone juga harus kembali memperhitungkan akankah biaya untuk mengedarkan produk di Indonesia akan setimpal dengan hasil yang akan diperoleh. Apa lagi, smartphone yang ingin masuk ke Indonesia harus dimodifikasi terlebih dahulu yang juga akan memakan biaya tambahan lagi.

Kenapa Produk Samsung Bisa Lebih Cepat Masuk ke Indonesia?

Mungkin sebgaian dari kamu juga masih ada yang bertanya-tanya dan menghasilkan prasangka buruk tentang smartphone Samsung yang lebih cepat beredar di Indonesia ketimbang smartphone brand lainnya, seperti iPhone dan Xiaomi. Ya kan?
proses-perhitungan-tkdn-4
Jawabannya bukan karena Samsung 'main belakang' ketika sertifikasi smartphone 4G-nya di Indonesia. Melainkan, Samsung sendiri adalah pemain lama di Indonesia, bukan cuma masalah smartphone, tapi perangkat elektronik lainnya juga.
Alasan lainnya, Samsung sudah sejak lama memutuskan untuk bekerja sama dengan pabrikasi asal Indonesia untuk merakit smartphone-nya di Indonesia. Ini juga menjadi nilai tambah dalam perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri. Makanya, smartphone Samsung akhirnya dapat masuk lebih cepat dari pada smartphone brand lainnya.

Akhir Kata

Itulah proses yang harus dilalui produsen agar smartphone-nya dapat beredar di Indonesia. Ternyata prosesnya lumayan susah ya, membutuhkan usaha, waktu, dan biaya yang tidak kecil juga. Proses perhitungan TKDN menjadi masalah utama para produsen untuk memasarkan smartphone-nya di Indonesia.
Namun, ini semua juga demi kebaikan Indonesia guys. Karena dengan regulasi ini, defisit perdaganan menjadi berkurang karena terlalu banyaknya impor HP yang masuk Indonesia. Ini juga agar produsen smartphone lokal dapat bersaing dengan produsen luar negeri juga lho! Mau kan Indonesia jadi lebih maju lagi?

Layar iPhone X vs Note 8, Mana Lebih Tangguh?

https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 04 57 1839848 layar-iphone-x-vs-note-8-mana-lebih-tangguh-XeHH1Dc9LO.jpg

JAKARTA – iPhone X hadir dengan layar OLED yang diproduksi oleh Samsung. Tak kalah dengan Apple, Samsung bahkan telah menggunakan OLED pada beberapa smartphone-nya seperti Galaxy S7 Edge hingga Note 8 dengan layar AMOLED. Lantas apakah ketahanan layar tersebut sama?
Cetizen – situs teknologi Korea Selatan menguji layar OLED iPhone X, Note 8 dan Galaxy S8 Edge selama 510 jam untuk mengukur burn-in. Bagi Anda yang awam, burn-in merupakan istilah ketika perubahan warna layar karena gambar tampil terlalu cerah dan memiliki banyak warna.
Dari pengujian itu didapatkan bahwa iPhone X membutuhkan waktu yang lebih lama untuk burn-in ketimbang dua smartphone Samsung yang disertakan.
Situs itu membiarkan layar smartphone menampilkan gambar statis dengan tingkat kecerahan maksimal selama tes berlangsung. iPhone X pertama kali menunjukkan tanda-tanda burn-in setelah 17 jam, namun saat itu retensi gambar tidak begitu buruk dalam penggunaan normal.
Galaxy Note 8 juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menunjukkan retensi, namun setelah 62 jam retensinya terlihat lebih jelas ketimbang iPhone X, sehingga pengguna dapat mengidentifikasi titik-titik yang terbakar di Note 8.
Sementara itu, Galaxy S7 Edge juga hampir menunjukkan tanda-tanda burn-in. Namun serupa dengan iPhone X dimana retensi gambar tidak begitu buruk.
Pada akhir pengujian yakni setelah 510 jam, ketiga smartphone memiliki retensi gambar yang sangat mencolok, bahkan berpotensi permanen. Meski begitu, duo smartphone Samsung menunjukkan burn-in yang lebih tinggi ketimbang iPhone X.
Sayangnya, Cetizen tak mengungkap metode apa yang mereka gunakan untuk membersihkan layar burn-in itu. Akurasi dari pengujian ini pun masih dipertanyakan karena suit untuk memasang gambar yang sama selama 510 jam untuk tiga smartphone yang berbeda. Demikian seperti dilansir Ars Technica, Kamis (4/1/2018).

Sabtu, 06 Januari 2018

Cara Samsung Hadapi Dugaan Baterai Galaxy Note 8 Bermasalah

Cara Samsung Hadapi Dugaan Baterai Galaxy Note 8 BermasalahBaru-baru ini marak pemberitaan adanya dugaan masalah pada sejumlah baterai Samsung Galaxy Note 8. Merespons dugaan tersebut, Samsung menyatakan tengah melakukan penyelidikan, tapi mereka membutuhkan banyak data sehubungan masalah tersebut.

Sekadar informasi, Samsung Galaxy Note 8 diduga mengalami persoalan pada baterainya saat daya sudah 0% dan perangkat mati total. Ketika di-charging (isi daya) baterai tidak mau merespons sehingga smartphone benar-benar mati tak bisa dihidupkan dengan metode apapun.

Laman Phone Arena melaporkan, kejadian itu pada akhirnya membuat banyak pihak khawatir. Sebab pada tahun sebelumnya Samsung Galaxy Note 7 menjadi produk gagal karena baterai meledak dan pabrikan Korea itu merugi lebih dari USD1 miliar.

Untuk menghindari kejadian ini menimpa Anda, sebaiknya pengguna Galaxy Note 8 (belakangan Galaxy S8+ juga diduga bermasalah) menghentikan penggunaan headset sebelum dayanya turun ke 0%. Samsung sendiri tengah menyelidiki apa yang salah dengan kedua perangkat ini. Saat ini, Samsung mengklaim hanya menerima sedikit keluhan.

Dalam sebuah pernyataan, Samsung mengatakan bahwa mereka memerlukan lebih banyak informasi tentang perangkat yang terkena dampak. Jika Galaxy Note 8 atau Galaxy S8+ Anda tidak mau re-start setelah baterai benar-benar habis, pengguna diminta segera menghubungi Samsung terdekat untuk membahasnya.

"Tentu saja, Samsung menganggap semua laporan semacam ini serius, kami hanya menerima sejumlah kecil pertanyaan. Dan sayangnya kami hanya dapat berkomentar mengenai masalah ini lebih lanjut jika kami memiliki informasi lebih terperinci mengenai perangkat yang terpengaruh," demikian bunyi pernyataan Samsung.

Bocoran LG G7 dengan Snapdragon 845

Sssttt, Ini Bocoran LG G7 dengan Snapdragon 845 Seperti tahun-tahun sebelumnya, keluarga flagship LG bertipe "G" selalu hadir dalam acara Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol. Karena itu, LG 7  diyakini bakal dikenalkan produsen teknologi asal Korsel tersebut di perhelatan MWC 2018.

Lalu seperti apa smartphone yang merupakan upgrade dari LG G6 ini? Berikut penelusuran SINDOnews berdasarkan rumor yang pernah diungkap Phone Arena:

DesainSeperti diketahui, LG G6 adalah perangkat pertama dengan layar 18:9 yang ramping alias desain tanpa panel. Sedangkan V30 dibangun di atasnya dengan desain yang spektakuler juga.

Tentu G7 diharapkan akan melanjutkan tren modern dan stylish itu. Meskipun tidak ada gambar beredar, info orang dalam dipabrikan memberi gambaran singkat tentang perangkat tersebut.

Material yang digunakan adalah kaca dan logam. Kaca yang membentuk bagian belakang ponsel, bukan bagian depan. Resistansi air dan ketahanan bodi adalah dua ciri lain dari LG G7. Ini merujuk G6 memiliki dua fitur canggih tersebut.

Bicara audio dan port, dengan mempertimbangkan kecintaan LG terhadap audio Hi-Fi, tampaknya LG G7 juga hadir dengan semacam DAC berkualitas tinggi untuk fungsi audio Hi-Fi. Namun ini tidak berarti bahwa jack audio 3,5 mm pasti akan hadir. Hal itu sangat tergantung pada LG untuk memutuskan apakah keluaran tradisional akan hadir atau tidak.

LG sendiri selama ini belum pernah menggunakan USB Type-C-only, tapi ini tidak berarti G7 tidak akan mengadopsinya.

Display
Seperti disebutkan di atas, LG G7 pasti mewarisi tampilan umum yang sama dengan G6. Dengan demikian, layar FullVision 18:9 pasti tetap dikenakan.

Perangkat diyakini menjadi unit Quad HD, tapi sekarang LG telah bermain dengan display AMOLED seperti LG V30. Yang jelas tidak ada yang tahu apakah LG akan menggunakan teknologi LCD atau layar AMOLED untuk display G7.

Kamera
Tidak ada kejutan di bagian kamera. Seperti G6 dan G5, LG G7 dipastikan mewarisi pengaturan dual-camera di bagian belakang karena elemen perangkat kerasnya telah menjadi material utama dari flagship Korea Selatan.

Kamera biasa dan lensa lebar telah menjadi fitur reguler bagi perangkat LG  seri G, yang juga mencakup seri V. Ini juga perlu menjadi catatan, bahwa LG tetap menjadi satu-satunya produsen berperangkat profil tinggi yang terus menggunakan kamera sudut lebar. Sebab mereka meyakini hampir semua orang telah beralih ke solusi telephoto yang lebih panjang untuk pengalaman fotografi selanjutnya.

Ada kemungkinan LG G7 mengambil spesifikasi dari LG V30 yang memiliki aperture terluas pada saat itu yakni  f/1,6. Aperture itu mengumpulkan cahaya ke arah sensor 16 MP, sedangkan kamera wide angle 13 MP-nya memiliki aperture f/1.9.

Tentu saja, perangkat keras hanya menghasilkan separuh dari persamaan karena perangkat lunak sama pentingnya. Sedangkan LG telah melakukan pekerjaan yang baik dengan memanfaatkan sensor terbanyak. 

Sekarang memang belum ada indikasi bahwa G7 akan menggunakan pengaturan yang sama. Tetapi kemungkinan besarnya akan menggunakan konfigurasi V30.

Tahun lalu, LG mengalami nasib kurang beruntung karena Samsung yang mengenakan chip Snapdragon 835 sejak awal. Sedangkan G6 menggunakan Snapdragon 821. Untungnya bagi LG, hal ini tidak terjadi pada tahun 2018 karena banyak laporan mengklaim bahwa Samsung belum dapat mengamankan eksklusivitas dari Snapdragon 845 yang baru.

Spesifikasi
Sssttt, Ini Bocoran LG G7 dengan Snapdragon 845
Terdiri dari empat core yang berjalan pada 2,85 GHz dan empat lainnya di 1,8 GHz, Snapdragon 845 dibangun pada proses manufaktur 10 nm (nano meter) dan seharusnya lebih cepat dan lebih hemat daya daripada pendahulunya.

Sekadar informasi, ponsel kelas atas LG tidak dikenal karena daya tahan baterainya. Karena itu chipset yang lebih efisien pasti akan membantu G7 bertahan lebih lama dengan sekali isi daya. Tentu dengan menawarkan kinerja yang belum pernah terjadi sebelumnya.

RAM & Penyimpanan
Tidak ada rumor berapa RAM yang akan dibenamkan ke G7. Namun untuk memori bawaanya minimal 64 GB.

Harga dan Tanggal Rilis
Selama beberapa tahun terakhir, LG biasanya mengumumkan flagships-nya di pameran dagang MWC di Barcelona dan umumnya pada hari sebelum acara dimulai. Tahun ini, MWC dimulai pada tanggal 26 Februari, bisa jadi LG G7 akan diresmikan sebelumnya dengan harga mulai Rp9,4 juta.  


Nokia 6 Edisi 2018 Resmi Meluncur, Upgrade Chipset


Nokia 6 edisi 2018.KOMPAS.com - Seakan tak mau membuang waktu, pada minggu pertama tahun ini HMD Global (pemegang merek Nokia) meluncurkan Nokia 6 edisi 2018. Peluncuran dilakukan dalam sebuah acara yang digelar di China.
Kendati bernama sama dengan ponsel keluaran tahun lalu, Nokia 6 (2018) memiliki sejumlah perbedaan dari segi desain, serta hardware chip yang lebih bertenaga.
Dirangkum KompasTekno dari Engadget, Jumat (5/1/2018), dapur pacunya kini tak lagi menggunakan chip entry-level Snapdragon 430, melainkan Snapdragon 630 yang banyak terdapat di smartphone papan tengah.
RAM Nokia 6 (2018) berkapasitas 4 GB dengan media penyimpanan 32/64 GB, baterai 3.000 mH, dukungan 4G LTE, OS Android 7.1.2 Nougat, serta kamera 16 megapiksel dan 8 megapiksel.
Kamera yang diusung tetap sama, yakni resolusi 16 megapiksel dengan lensa f/2.0 di bagian belakang, dan 8 megapiksel dengan lensa bukaan f/2.0 di depan. Kamera depan memiliki lensa dengan sudut lebar 84 derajat. Mode Dual-Sight alias bothie yang dikenalkan di Nokia 8 juga didukung dalam Nokia 6 (2018) ini.
Nokia 6 (2018) akhirnya turut memakai konektor USB type-C untuk menggantikan micro-USB pada produk sebelumnya.
Perbedaan lain, deretan soft button di bawah layar kini menghilang, diganti tombol virtual yang menyatu dengan antarmuka sistem operasi.
Meski demikian, layar Nokia 6 (2018) yang selebar 5,5 inci resolusi full-HD tetap berjenis konvensional, dengan aspect ratio 16:9, bukan bezel-less dengan aspect ratio 18:9 yang biasanya jadi alasan vendor memindahkan tombol ke dalam tampilan antarmuka.
Sementara itu, bagian pemindai sidik jari juga ikut dipindah dan kini bertengger di bawah modul kamera di sisi punggung. Bentuknya berubah dari tadinya elips menjadi bundar.
DI China, Nokia 6 (2018) dibanderol sama dengan pendahulunya, yakni 1.699 yuan (Rp 3,6 juta) unutk versi dengan storage 64 GB. Varian 32 GB dihargai 1.499 yuan (Rp 3,1 juta). Belum diketahui apakah Nokia 6 (2018) bakal dipasarkan di luar China atau tidak.
The details

Nokia 6

Outside
  • Convenient fingerprint sensor
  • Bright full-HD display with sculpted Corning® Gorilla® Glass with wide color reproduction
  • 16 MP camera on the back, 8 MP on the front
  • Immersive sound with Dolby Atmos® and dual speakers
  • Available as both single SIM and dual SIM variants
Nokia_6-color_variant-Matte_Black.png
 
Inside
  • Clean and clutter-free Android Nougat with regular updates
  • The latest generation Qualcomm® Snapdragon™ 430 processor designed for excellent battery life and improved graphics performance
  • 3 GB of RAM
  • The full set of Google services, including Google Photos and Google Play
  • Loads of space with 32 GB mass storage1 and MicroSD card support up to 128 GB2
HMD global mengawali persaingan industri smartphone Android dengan Nokia 6 pada awal tahun 2017 lalu, dan tepat setahun kini perusahaan mengumumkan generasi penerus dari Nokia 6. Seperti yang diharapkan, Nokia 6 (2018) tidak hanya hadir dengan perbaikan spesifikasi namun juga desain.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/nokia-6-2018-telah-resmi-diumumkan-usung-snapdragon-630-dan-ozosg[pkjiohdgr
HMD global mengawali persaingan industri smartphone Android dengan Nokia 6 pada awal tahun 2017 lalu, dan tepat setahun kini perusahaan mengumumkan generasi penerus dari Nokia 6. Seperti yang diharapkan, Nokia 6 (2018) tidak hanya hadir dengan perbaikan spesifikasi namun juga desain.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/nokia-6-2018-telah-resmi-diumumkan-usung-snapdragon-630-dan-ozo-audio/
HMD global mengawali persaingan industri smartphone Android dengan Nokia 6 pada awal tahun 2017 lalu, dan tepat setahun kini perusahaan mengumumkan generasi penerus dari Nokia 6. Seperti yang diharapkan, Nokia 6 (2018) tidak hanya hadir dengan perbaikan spesifikasi namun juga desain. Seperti yang kita ketahui, sebelumnya Nokia 6 generasi pertama hadir dengan desain yang terbilang biasa saja, yakni memiliki bezel tebal di bagian atas dan bawah. Tak hanya itu, penggunaan chipset Snapdragon 430 pada smartphone tersebut juga menjadi alasan beberapa konsumen mengurungkan niatnya untuk memiliki Nokia 6 generasi pertama. Tetap mengusung konsep kuat yang melekat pada brand Nokia, Nokia 6 (2018) dibalut dengan bodi yang terbuat daru aluminium 6000 series dan memiliki diamond cut di setiap tepinya. Bagian belakang smartphone ini juga telah didesain ulang, dimana bentuk kameranya mirip dengan Nokia 5 serta sensor fingerprint kini berada di bagian belakang. Smartphone ini memiliki dimensi 148,8 x 75,8 x 8,15 mm, yang membuatnya lebih pendek dan lebih tebal dari generasi sebelumnya. Namun HMD telah memangkas ukuran bezel pada smartphone ini meskipun tidak mengusung aspek rasio 18:9. Smartphone ini memiliki layar seluas 5,5 inci beresolusi FHD 1080p dan dilapisi dengan kaca 2.5D Gorilla Glass 3. HMD global membayar kesalahannya pada Nokia 6 generasi pertama, yakni menggantikan Snapdragon 430 dengan Snapdragon 630 yang jauh lebih bertenaga. Chipset ini memiliki prosesor octa-core 2.2GHz, yang juga diusung oleh Nokia 7. Selain itu, smartphone ini juga dibekali dengan 4GB RAM dan pilihan memori 32GB dan 64GB yang masih bisa diperluas dengan microSD. Nokia 6 (2018) memiliki sensor kamera yang sama dengan generasi sebelumnya. Anda akan menjumpai adanya sensor kamera 16MP di bagian belakang dengan dual-LED. Sementara di bagian depan terdapat kamera beresolusi 8MP yang memiliki sudut pandang hingga 84 derajat. Mode Bothie yang tersedia pada Nokia 8 dan Nokia 7 juga tersedia pada Nokia 6 yang baru. Smartphone ini masih menjalankan Android 7.1.1 Nougat, namun perusahaan menjanjikan jika update Android Oreo akan segera tiba untuk smartphone ini. Untuk fitur lainnya terdapat fitur OZO audio yang memanfaatkan dual microphone pada smartphone untuk menangkap suara surround 360 derajat. Fitur konektivitas yang tersedia pada smartphone ini antara lain USB-C, jack audio 3.5mm, Bluetooth 5.0, modem LTE Cat. 4 dan Wi-Fi. Sayangnya, tidak ada informasi apakah Nokia 6 (2018) ini memiliki NFC atau tidak, namun mengingat generasi pertama memiliki NFC seharusnya smartphone ini masih mempertahankan fitur tersebut. Nokia 6 (2018) model 32GB akan dibanderol seharga 1499 Yuan atau setara dengan (Rp3 jutaan) dan untuk model 64GB dibanderol 1699 Yuan atau setara dengan (Rp3,5 jutaan). Smartphone ini akan mulai dijual di pasar Tiongkok pada tanggal 10 Januari mendatang.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/nokia-6-2018-telah-resmi-diumumkan-usung-snapdragon-630-dan-ozo-audio/
HMD global mengawali persaingan industri smartphone Android dengan Nokia 6 pada awal tahun 2017 lalu, dan tepat setahun kini perusahaan mengumumkan generasi penerus dari Nokia 6. Seperti yang diharapkan, Nokia 6 (2018) tidak hanya hadir dengan perbaikan spesifikasi namun juga desain. Seperti yang kita ketahui, sebelumnya Nokia 6 generasi pertama hadir dengan desain yang terbilang biasa saja, yakni memiliki bezel tebal di bagian atas dan bawah. Tak hanya itu, penggunaan chipset Snapdragon 430 pada smartphone tersebut juga menjadi alasan beberapa konsumen mengurungkan niatnya untuk memiliki Nokia 6 generasi pertama. Tetap mengusung konsep kuat yang melekat pada brand Nokia, Nokia 6 (2018) dibalut dengan bodi yang terbuat daru aluminium 6000 series dan memiliki diamond cut di setiap tepinya. Bagian belakang smartphone ini juga telah didesain ulang, dimana bentuk kameranya mirip dengan Nokia 5 serta sensor fingerprint kini berada di bagian belakang. Smartphone ini memiliki dimensi 148,8 x 75,8 x 8,15 mm, yang membuatnya lebih pendek dan lebih tebal dari generasi sebelumnya. Namun HMD telah memangkas ukuran bezel pada smartphone ini meskipun tidak mengusung aspek rasio 18:9. Smartphone ini memiliki layar seluas 5,5 inci beresolusi FHD 1080p dan dilapisi dengan kaca 2.5D Gorilla Glass 3. HMD global membayar kesalahannya pada Nokia 6 generasi pertama, yakni menggantikan Snapdragon 430 dengan Snapdragon 630 yang jauh lebih bertenaga. Chipset ini memiliki prosesor octa-core 2.2GHz, yang juga diusung oleh Nokia 7. Selain itu, smartphone ini juga dibekali dengan 4GB RAM dan pilihan memori 32GB dan 64GB yang masih bisa diperluas dengan microSD. Nokia 6 (2018) memiliki sensor kamera yang sama dengan generasi sebelumnya. Anda akan menjumpai adanya sensor kamera 16MP di bagian belakang dengan dual-LED. Sementara di bagian depan terdapat kamera beresolusi 8MP yang memiliki sudut pandang hingga 84 derajat. Mode Bothie yang tersedia pada Nokia 8 dan Nokia 7 juga tersedia pada Nokia 6 yang baru. Smartphone ini masih menjalankan Android 7.1.1 Nougat, namun perusahaan menjanjikan jika update Android Oreo akan segera tiba untuk smartphone ini. Untuk fitur lainnya terdapat fitur OZO audio yang memanfaatkan dual microphone pada smartphone untuk menangkap suara surround 360 derajat. Fitur konektivitas yang tersedia pada smartphone ini antara lain USB-C, jack audio 3.5mm, Bluetooth 5.0, modem LTE Cat. 4 dan Wi-Fi. Sayangnya, tidak ada informasi apakah Nokia 6 (2018) ini memiliki NFC atau tidak, namun mengingat generasi pertama memiliki NFC seharusnya smartphone ini masih mempertahankan fitur tersebut. Nokia 6 (2018) model 32GB akan dibanderol seharga 1499 Yuan atau setara dengan (Rp3 jutaan) dan untuk model 64GB dibanderol 1699 Yuan atau setara dengan (Rp3,5 jutaan). Smartphone ini akan mulai dijual di pasar Tiongkok pada tanggal 10 Januari mendatang.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/nokia-6-2018-telah-resmi-diumumkan-usung-snapdragon-630-dan-ozo-audio/
HMD global mengawali persaingan industri smartphone Android dengan Nokia 6 pada awal tahun 2017 lalu, dan tepat setahun kini perusahaan mengumumkan generasi penerus dari Nokia 6. Seperti yang diharapkan, Nokia 6 (2018) tidak hanya hadir dengan perbaikan spesifikasi namun juga desain. Seperti yang kita ketahui, sebelumnya Nokia 6 generasi pertama hadir dengan desain yang terbilang biasa saja, yakni memiliki bezel tebal di bagian atas dan bawah. Tak hanya itu, penggunaan chipset Snapdragon 430 pada smartphone tersebut juga menjadi alasan beberapa konsumen mengurungkan niatnya untuk memiliki Nokia 6 generasi pertama. Tetap mengusung konsep kuat yang melekat pada brand Nokia, Nokia 6 (2018) dibalut dengan bodi yang terbuat daru aluminium 6000 series dan memiliki diamond cut di setiap tepinya. Bagian belakang smartphone ini juga telah didesain ulang, dimana bentuk kameranya mirip dengan Nokia 5 serta sensor fingerprint kini berada di bagian belakang. Smartphone ini memiliki dimensi 148,8 x 75,8 x 8,15 mm, yang membuatnya lebih pendek dan lebih tebal dari generasi sebelumnya. Namun HMD telah memangkas ukuran bezel pada smartphone ini meskipun tidak mengusung aspek rasio 18:9. Smartphone ini memiliki layar seluas 5,5 inci beresolusi FHD 1080p dan dilapisi dengan kaca 2.5D Gorilla Glass 3. HMD global membayar kesalahannya pada Nokia 6 generasi pertama, yakni menggantikan Snapdragon 430 dengan Snapdragon 630 yang jauh lebih bertenaga. Chipset ini memiliki prosesor octa-core 2.2GHz, yang juga diusung oleh Nokia 7. Selain itu, smartphone ini juga dibekali dengan 4GB RAM dan pilihan memori 32GB dan 64GB yang masih bisa diperluas dengan microSD. Nokia 6 (2018) memiliki sensor kamera yang sama dengan generasi sebelumnya. Anda akan menjumpai adanya sensor kamera 16MP di bagian belakang dengan dual-LED. Sementara di bagian depan terdapat kamera beresolusi 8MP yang memiliki sudut pandang hingga 84 derajat. Mode Bothie yang tersedia pada Nokia 8 dan Nokia 7 juga tersedia pada Nokia 6 yang baru. Smartphone ini masih menjalankan Android 7.1.1 Nougat, namun perusahaan menjanjikan jika update Android Oreo akan segera tiba untuk smartphone ini. Untuk fitur lainnya terdapat fitur OZO audio yang memanfaatkan dual microphone pada smartphone untuk menangkap suara surround 360 derajat. Fitur konektivitas yang tersedia pada smartphone ini antara lain USB-C, jack audio 3.5mm, Bluetooth 5.0, modem LTE Cat. 4 dan Wi-Fi. Sayangnya, tidak ada informasi apakah Nokia 6 (2018) ini memiliki NFC atau tidak, namun mengingat generasi pertama memiliki NFC seharusnya smartphone ini masih mempertahankan fitur tersebut. Nokia 6 (2018) model 32GB akan dibanderol seharga 1499 Yuan atau setara dengan (Rp3 jutaan) dan untuk model 64GB dibanderol 1699 Yuan atau setara dengan (Rp3,5 jutaan). Smartphone ini akan mulai dijual di pasar Tiongkok pada tanggal 10 Januari mendatang.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/nokia-6-2018-telah-resmi-diumumkan-usung-snapdragon-630-dan-ozo-audio/
HMD global mengawali persaingan industri smartphone Android dengan Nokia 6 pada awal tahun 2017 lalu, dan tepat setahun kini perusahaan mengumumkan generasi penerus dari Nokia 6. Seperti yang diharapkan, Nokia 6 (2018) tidak hanya hadir dengan perbaikan spesifikasi namun juga desain. Seperti yang kita ketahui, sebelumnya Nokia 6 generasi pertama hadir dengan desain yang terbilang biasa saja, yakni memiliki bezel tebal di bagian atas dan bawah. Tak hanya itu, penggunaan chipset Snapdragon 430 pada smartphone tersebut juga menjadi alasan beberapa konsumen mengurungkan niatnya untuk memiliki Nokia 6 generasi pertama. Tetap mengusung konsep kuat yang melekat pada brand Nokia, Nokia 6 (2018) dibalut dengan bodi yang terbuat daru aluminium 6000 series dan memiliki diamond cut di setiap tepinya. Bagian belakang smartphone ini juga telah didesain ulang, dimana bentuk kameranya mirip dengan Nokia 5 serta sensor fingerprint kini berada di bagian belakang. Smartphone ini memiliki dimensi 148,8 x 75,8 x 8,15 mm, yang membuatnya lebih pendek dan lebih tebal dari generasi sebelumnya. Namun HMD telah memangkas ukuran bezel pada smartphone ini meskipun tidak mengusung aspek rasio 18:9. Smartphone ini memiliki layar seluas 5,5 inci beresolusi FHD 1080p dan dilapisi dengan kaca 2.5D Gorilla Glass 3. HMD global membayar kesalahannya pada Nokia 6 generasi pertama, yakni menggantikan Snapdragon 430 dengan Snapdragon 630 yang jauh lebih bertenaga. Chipset ini memiliki prosesor octa-core 2.2GHz, yang juga diusung oleh Nokia 7. Selain itu, smartphone ini juga dibekali dengan 4GB RAM dan pilihan memori 32GB dan 64GB yang masih bisa diperluas dengan microSD. Nokia 6 (2018) memiliki sensor kamera yang sama dengan generasi sebelumnya. Anda akan menjumpai adanya sensor kamera 16MP di bagian belakang dengan dual-LED. Sementara di bagian depan terdapat kamera beresolusi 8MP yang memiliki sudut pandang hingga 84 derajat. Mode Bothie yang tersedia pada Nokia 8 dan Nokia 7 juga tersedia pada Nokia 6 yang baru. Smartphone ini masih menjalankan Android 7.1.1 Nougat, namun perusahaan menjanjikan jika update Android Oreo akan segera tiba untuk smartphone ini. Untuk fitur lainnya terdapat fitur OZO audio yang memanfaatkan dual microphone pada smartphone untuk menangkap suara surround 360 derajat. Fitur konektivitas yang tersedia pada smartphone ini antara lain USB-C, jack audio 3.5mm, Bluetooth 5.0, modem LTE Cat. 4 dan Wi-Fi. Sayangnya, tidak ada informasi apakah Nokia 6 (2018) ini memiliki NFC atau tidak, namun mengingat generasi pertama memiliki NFC seharusnya smartphone ini masih mempertahankan fitur tersebut. Nokia 6 (2018) model 32GB akan dibanderol seharga 1499 Yuan atau setara dengan (Rp3 jutaan) dan untuk model 64GB dibanderol 1699 Yuan atau setara dengan (Rp3,5 jutaan). Smartphone ini akan mulai dijual di pasar Tiongkok pada tanggal 10 Januari mendatang.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/nokia-6-2018-telah-resmi-diumumkan-usung-snapdragon-630-dan-ozo-audio/

Smartphone HP LG G Flex Masih Menjadi Incaran Tahun 2017


http://hapegsm.com/wp-content/uploads/2014/02/LG-G-Flex-300x245.jpgPabrikan ternama asal negeri Korea mendekati akhir tahun 2013 tepatnya pada bulan Oktober telah mengeluarkan smartphone terbarunya yaitu LG G Flex. Meskipun G Flex kini telah terlewatkan oleh versi-versi LG terbaru lainya, namun masih banyak saja yang memburu ponsel cerdas ini untuk dimiliki.
Hp android ini mampu bersaing dan laris di pasaran dalam negeri, pasalnya smartphone LG Flex merupakan salah satu unggulan LG pada masanya, perusahaan Korea LG sebenarnya telah terlebih dahulu terkenal namun dalam bidang elektronik seperti halnya televisi.

Spesifikasi Kamera

Walaupun terbilang keluaran model lama, namun kamera yang telah dibekali oleh LG G Flex mampu membuat hp ini mewah pada kelasnya. Kamera yang telah disediakan yaitu sebesar 13 Mega Pixel untuk kamera belakang dibantu oleh pencahayaan lampu LED flash, namun untuk kamera depan masih menggunakan kamera 2.1 Mega Pixel saja.
harga-lg-g-flex 

Dapur Pacu

Mengenai kinerja sistem dapur pacu G Flax sepertinya masih terlihat mendukung pada era sekarang ini, namun dengan spesifikasi yang telah ditanamkan pada awal peluncuran membuat LG bersaing di tahunnya. Pastinya yang jelas, membuat kalian tidak akan lagi merasa khawatir jika mengoprasikan banyak program.
dapur-pacu-lg-g-flex
Mesin dapur pacu yang disediakan pada LG seri G Flex yaitu berupa prosessor Qualcomm MSM8974 Snapdragon 800 dikolaborasi dengan Ram sebesar 2 GB dan CPU Quad-core 2.26 GHz Krait 400, membuat hp ini semakin stabil dalam performa kinerjanya.

Memori Internal Luas

Kapasitas memori internal yang terbilang lumayan besar ini diharapkan mampu membuat nyaman para penggunanya, jadi kalian tidak perlu takut lagi untuk menyimpan banyak file-file penting di dalam hp smartphone ini dan tidak lagi membutuhkan bantuan Sd Card.

Iphone X

https://erafone.com/media/wysiwyg/Product-Description/iPhone_X_Desc_4.jpg

iPhone X

Visi Apple sejak awal adalah menciptakan iPhone yang sepenuhnya layar. Yang begitu menghanyutkan sehingga tak ada lagi batasan antara perangkat dan pengalaman. Dan begitu cerdas sehingga dapat merespons dengan sekali sentuh, atau bahkan sekali pandang. Dengan iPhone X, visi ini menjadi kenyataan. Sambut masa depan.

 Desain dan Layar
Sepenuhnya layar.

https://cdn.macrumors.com/article-new/2017/09/iphone-x-truedepth-system-2.jpg 
Layar Super Retina
Di iPhone X, layarnya adalah perangkatnya. Layar Super Retina 5,8 inci yang baru sempurna dalam genggaman dan memukau pandangan.
 https://img1.ibay.com.mv/is1/full/2017/11/item_2023904_609.jpg 
Teknologi Inovatif
Layar dirancang dengan teknik dan teknologi baru untuk mengikuti lekukan desain dengan presisi, bahkan ke sudut-sudut melengkung yang begitu elegan.

 https://dafunda.com/wp-content/uploads/2017/11/varian-iphone-X-dafunda.com_.jpg
OLED yang Didesain untuk iPhone X
Layar OLED pertama yang mengimbangi standar tinggi iPhone, dengan warna-warna akurat yang menakjubkan, hitam pekat, kecerahan tinggi, dan rasio kontras 1.000.000:1.

 https://fm.cnbc.com/applications/cnbc.com/resources/img/editorial/2017/09/12/104705494-Screen_Shot_2017-09-12_at_2.25.05_PM.1910x1000.png?v=1505241198 \
Teknologi sebanyak ini Di ruang sekecil ini.
Sistem kamera TrueDepth memungkinkan Anda mengambil foto yang luar biasa dan menggunakan Face ID. Sistem ini terletak di bidang kecil pada bagian atas layar. Di modul berukuran mini inilah terdapat sejumlah teknologi tercanggih yang pernah kami kembangkan.

Memperkenalkan Super Retina. Keindahan melalui rekayasa teknologi.
Panel OLED di layar Super Retina HD bukanlah sembarang OLED. Dirancang khusus untuk memenuhi tuntutan standar kami, panel ini memungkinkan layar HDR dengan rasio kontras 1.000.000:1, resolusi dan kecerahan tinggi, dukungan spektrum warna luas, dan akurasi warna terbaik di industri ponsel.

Layar Super Retina HD1 5,8”
Resolusi 2436×1125
Jumlah piksel per inci 458
Cemerlang hingga ke tiap sudut.
Menggunakan teknologi penyusunan sirkuit dan pelipatan inovatif, panel OLED mengikuti lekukan perangkat hingga ke jangkauan sudut terjauh. Kemudian dengan proses anti-aliasing subpiksel, tiap piksel disesuaikan agar menghasilkan tepi yang halus dan bebas distorsi.
Akurasi warna terbaik di industri ponsel.
Sistem pengelolaan warna yang canggih di layar Super Retina HD adalah yang terbaik di industri ponsel. Artinya, apa pun mode warna yang digunakan oleh konten Anda — P3, sRGB — iPhone X akan menampilkannya secara otomatis dalam format tersebut. Jadi, warna yang Anda lihat adalah sebagaimana yang diinginkan oleh desainer atau sutradaranya.

True Tone.
Untuk layar yang lebih nyaman di mata.
Teknologi True Tone menggunakan sensor cahaya sekitar yang canggih dengan enam kanal untuk menyesuaikan white balance di layar dengan warna cahaya di sekitar Anda. Jadi, gambar di layar akan terlihat sama alaminya dengan halaman cetak, sehingga mengurangi kelelahan mata.

HDR.
Perdana di iPhone baru Anda.
iPhone X adalah layar High Dynamic Range (HDR) yang sesungguhnya. Anda dapat menonton film dan acara TV dalam Dolby Vision dan HDR10. Foto HDR Anda akan terlihat lebih mengagumkan. Dan Anda juga bisa menonton judul-judul HDR dari iTunes.3

Kaca terkuat yang pernah ada di ponsel pintar.
Bagian depan dan belakang seluruhnya terbuat dari kaca terkuat yang pernah kami buat, dengan lapisan penguat yang lebih tebal 50 persen. Pemrosesan tinta tujuh lapis menghasilkan warna dan opasitas yang tepat, dan lapisan optik reflektif semakin menyempurnakan warna. Dan lapisan oleophobic memungkinkan Anda menghapus noda dan sidik jari dengan mudah.

Isi daya tanpa kabel. Di dunia tanpa kabel.
Kami selalu ingin menjadikan iPhone sebagai perangkat yang benar-benar nirkabel, bebas dari kabel pengisi daya dan kabel headphone. Dengan kaca di bagian belakang dan sistem pengisian daya nirkabel bawaan, iPhone X dirancang untuk masa depan yang bebas kabel.4

Baja tahan karat sekelas peralatan bedah.
Baja tahan karat yang melapisi dan memperkuat iPhone X adalah logam paduan khusus rancangan Apple yang tahan lama dan lebih murni, serta terpoles dengan indah. Untuk warna abu-abu, kami menggunakan proses pengendapan uap fisik agar warna baja tahan karat menyamai warna kaca.

Tahan air, cipratan, dan debu.
iPhone X dirancang dengan presisi pada tingkat mikroskopik agar terlindung dari air, cipratan, dan debu.2

Spesifikasi dan Harga iPhone X

HARGARp 8-14 Jutaan (Detail dibawah)
BODIUnibodi 143.6 x 70.9 x 7.7 mm 174 gram
SIMSingle SIM
JARINGAN2G, 3G HSDPA, 4G LTE, VoLTE
LAYAROLED Super Retina HD 5.8 inchi 1125 x 2436 piksel ~458 ppi
FITUR LAYAR3D touch, Fingerprint resistant, Wide color, True tone & HDR display
MEMORI64/256 GB Tanpa slot SD card
RAM3 GB
SISTEM OPERASIIOS 11
PROSESORHexa-core Appe A11 Bionic 64 bit
GPUApple GPU (3 core)
KAMERA DEPAN7 MP f/2.2
FITURPotrait mode, potrait lighting, animoji, retina flash,Body & Face detection, HDR, exposure control, Video 1080p
KAMERA BELAKANGDual 12 MP (Wide f/1.8 & Telephoto f/2.4)
FITUROptical zoom, Digital zoom upto 10x, potrait mode, potrait lighting, Dual OIS, Quad LED Flash, Panorama (upto 63 MP), Shappire crystal lens cover, hybrid IR filter, Autofocus, Noise reduction, manual mode, busrt mode, HDR
VIDEO4K@24/30/60fps, 1080p@30/60fps, 720p@30fps, OIS Video, Optical zoom, slow-motion video 1080p@120/240fps, time lapse mode
KONEKTIVITASUSB ,Wi-fi, hotspot, Bluetooth, GPS, NFC
SENSORFace ID, Gyro, barometer, accelerometer, proximity, ambient light
BATERAILi-ion non removable, fast charging, wireless charging
LAINIp67 (Tahan air dan debu) Wi-fi call, Siri

Layar OLED Tajam dan Jernih

Review iPhone X - Oled Screen - Smartphone
  • Sejauh ini, Layar terbaik yang pernah digunakan pada iPhone
  • Jernih, dan warna yang lebih nyata
  • Lekukan layar bagian atas sedikit mengganggu, namun tidak menghalangi layar
Rumor yang beredar bahwa iPhone X akan hadir dengan display OLED tanpa bezel itu benar adanya. Layar smartphone ini dibekali oleh layar OLED Super Retina HD yang memiliki ukuran 5.8 inchi dengan resolusi 1125 x 2436 pixel dengan kerapatan pixel hingga 458 ppi. OLED ini dapat menghemat penggunaan baterai dan respon layar sentuh yang lebih cepat dibandingkan layar LCD dan LED yang digunakan oleh iPhone sebelumnya sehingga layar iPhone X dapat mengeluarkan warna yang lebih jernih dan nyata.